Posts filed under 'Uncategorized'
kemarin pagi seorang sahabat datang ke kota saya..
bukan untuk berlibur atau untuk mencari kerja.
dia datang untuk mengejar cintanya….
cinta yang tadinya baik- baik saja..
tapi kota laknat ini telah memisahkan mereka..
air dan udara kota ini telah merubah dia yang dicinta…
dan dia datang untuk meraih kembali cintanya….
tapi kenyataan kadang tak mau tunduk pada harapan
yang diinginkan tak selalu sejalan dengan keadaan
dan malam itu juga sahabat saya pulang…
udara kota ini terlalu menyesakkan katanya…..
saya melepasnya sampai pintu kereta,
entah kenapa saya merasa sedih
sebenarnya saya tak ada urusan dengan cinta mereka..
tapi udara kota ini memang menyesakkan.
dada saya sesak memandang punggung sahabat saya…
saya tau dia lelah….
perjalana kedatangannya tentu telah menghabiskan nafasnya..
tapi dia memilih perjalanan pulang daripada menahan sesak udara kota ini
ah, andai saja dia tau..
sebenarnya saya juga ingin ikut perjalanannya..
sekedar menemaninya menghabiskan malam di kereta tua itu,,
tapi yang bisa saya lakukan hanya sekedar menepuk punggungnya..
menjabat tangannya..
sabarlah kawan…
cinta pasti datang,
entah dia atau yang lain..
tunggu dan lihatlah….
lagipula kau sama sekali tak kekurangan cinta..
masih ada keluargamu.
masih ada kami….
Berbagi
Berbagi
June 30th, 2008
anak sekecil ituu…
berkelahi dengan waktu..
tiba- tiba saja sepenggal lirik lagu iwan fals itu menggema di gendang telinga saya..
bekasi, may 08.
jarum pendek di jam tangan udah bergerak melewati angka 11.
udara dingin sekali waktu itu.
saya sedang mengantar pulang seorang teman ( yang sudah menggigil kedinginan di punggung saya) setelah menghabiskan malam minggu. saya melajukan motor di bawah 40 Km/jam..
semuanya baik- baik saja malam itu..
sampai motor saya harus dihentikan lampu merah di perempatan jalan ..
mata saya terbentur sosok bocah berumur enam tahunan yang duduk berlindung di pembatas jalan….
jlebbbb…..
pandangan matanya menusuk saya…..
sekejap kemudian dia sudah berdiri di samping motor saya..
menegadahkan tangan,meminta belas kasihan saya….
dan saya…. saya kebingungan. saya sedang tidak mengantongi uang sepeserpun..
lalu saya hanya menggeleng,sambil berusaha tersenyum bersimpati…
dan dia ……… tidak membalas senyum saya….
dia hanya diam… lalu membalik badan…..
saya diam.tak bisa berkata apa- apa..
rasanya memang dia tak butuh senyum saya…
simpan saja senyummu…..berikan aku selembar rupiah….
ah,saya sungguh malu…..
dua jam sebelumnya saya menghamburkan uang untuk bersenang- senang….
saya merasa ada sesuatu yang salah disini…
dia seharusnya dirumah …berselimut pelukan ibunya
bukan di jalan,menantang hujan…..
dia terlalu kecil untuk itu…..
Berbagi
Berbagi
May 29th, 2008
permisiiii……..
anak rojo numpang ngeblog ya…
baru belajar sih. mohon bantuannya….
Berbagi
Berbagi
April 23rd, 2008